Seminar Kebangsaan dan Bedah Buku Pusaka Kebangsaan Sukses Digelar


NU KETAPANG - Seminar Kebangsaan dan Bedah Buku Pusaka Kebangsaan: Sinergisitas Islam dan Indonesia, dengan mengangkat tema Merawat Persatuan Dalam Keberagaman Melalui Pendidikan Moderasi Menuju Islam Yang Rahmatan Lil Alamin berjalan lancar dan sukses.


Kegiatan berlangsung satu hari itu, dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Asisten II, Drs. H. Marwan Nor, MM. mewakili Bupati yang berhalangan hadir. Seminar Kebangsaan dan Bedah Buku itu berlangsung di ruang rapat utama lantai tiga Kantor Bupati Ketapang, Sabtu (16/01).


Hadir diacara pembukaan perwakilan Dandim 1203 Ketapang dan dari Polres Ketapang yang didampingi Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ketapang Drs. KH. Moh. Faisol Maksum dan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Ketapang Drs. H. Satuki Huddin, M.Si.


Baca juga:


Menurut Ketua Panitia Pelaksana H. M. Syafi'ie Huddin, S.Ag. Tujuan dari Seminar Kebangsaan dan Bedah Buku yang digelar itu adalah untuk memberikan pengetahuan dan wawasan kebangsaan yang lebih luas dalam perspektif Islam dan Indonesia. Lebih spesifik lagi para peserta mengetahui pemikiran seorang ulama moderat yang bernama KH. Hasyim Muzadi, bagaimana beliau memandang dan menempatkan konsef Islam Rahmatan Lil Alamin dalam berbagai deminsi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. 


Selain itu untuk memberikan pencerahan tentang makna kebangsaan Indonesia yang kemudian dielaborasi dengan nilai-nilai keislaman dan budaya lokal yang beragam. Bahwa nilai-nilai kelndonesian harus terus digali dan dipertahankan disaat nilai-nilai itu saat ini sudah mulai tergerus dan teredukasi oleh budaya globalisasi. 


"Kemudian menamkan rasa bangga dan cinta kepada tanah air. Bahwa sebagai anak bangsa kita harus bangga dan cinta dengan Indonesia. Bangsa ini memiliki Pancasila, hidup berbhineka tunggal ika yang berada di NKRI." Katanya.


Wakil Ketua PCNU Ketapang ini mengucapkan terima kasih kepada seluruh pimpinan ormas, OKP, Dewan Adat, Kemahasiswaan, organisasi profesi, pimpinan ponpes, tokoh lintas agama, dll yang telah hadir dan turut serta mensukseskan kegiatan tersebut.


Baca juga:


"Alhamdulillah, antusiasme peserta untuk hadir diacara ini sangat kami apresiasi, bahkan ada permintaan beberapa OKP meminta untuk menambah utusan, namun  tetap kita batasi karena aturan prokes Covid-19. Oleh karena itu panitia hanya membatasi sampai dengan 100 peserta saja." Ungkapnya.


Kegiatan Seminar Kebangsaan dan Bedah Buku terselenggara kerjasama antara Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Ketapang bersama Yayasan Tanfidz Zawiyah Indonesia di (YTZI) Jakarta, Majelis Ulama Indonesia Ketapang dan Ponpes Hidayaturrahman Ketapang. 


Hadir sebagai narasumber dari Jakarta Sofiuddin, MA.Pd. sebagai penulis Buku Pusaka Kebangsaan: Sinergisitas Islam dan Indonesia. Kemudian KH. Hilmi As-Shiddiqy Al-Aroky Direktur Pendidikan dan Pelatihan Institut Hasyim Muzadi yang juga sebagai Ketua YTZI. yang dimoderatori oleh Muhammad Nashir Syam, M.Pd.I. Wakil Sekretaris PCNU Ketapang. (anuk).


Lebih baru Lebih lama
.



.