Ketua Pagar Nusa Ketapang Hadiri Rakerwil di Pontianak


NU KETAPANG - Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Pagar Nusa Kalimantan Barat dilaksanakan pada hari Sabtu (25/7) bertempat di Gedung Sekretariat Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Barat. Rakerwil dihadiri Ketua PWNU Kalbar H. Hildi Hamid sekaligus membuka secara resmi Rakerwil. Hadir juga delapan Pengurus Cabang (PC) Pagar Nusa Kabupaten, satu diantaranya dari Kabupaten Ketapang.

Demikian disampaikan Ketua PC Pagar Nusa Kabupaten Ketapang Herisas, S.Ag, SH.,M.HI. yang ikut serta sebagai peserta di Rakerwil itu kepada Suara NU Ketapang via telpon seluler.

Disampaikan Herisas, bahwa Rakerwil diadakan dalam rangka menyamakan persepsi berkaitan implementasi program kerja Pagar Nusa Kalimantan Barat, sebagaimana disampaikan Ketua Pengurus Wilayah Pagar Nusa Kalimantan Barat Nagian Imawan, S.Sos. bahwa tiga hal menjadi penekanan di Rakerwil untuk dilaksanakan PC Pagar Nusa.

Pertama, Sejak Pagar Nusa menjadi Badan Otonom (Banom) NU yang semula hanya lembaga, maka sekarang semua aturan kegiatan harus mengacu kepada dasar pokok yang menjadi aturan umum yaitu NU, sedang aturan secara spesifik ada di intren Pagar Nusa.


Kedua, Mengadakan pendataan keanggotaan secara online, minimal target sampai akhir tahun seribu anggota, walau perkiraan keanggotan Pagar Nusa Kalbar ada sampai lima ribuan.

Ketiga,  Pendataan jumlah perguruan di daerah kota/kabupaten. Bahkan kedepan sesuai hasil kongres beberapa waktu lalu, berharap agar Pagar Nusa masuk juga ke lembaga yang dimiliki NU, terutama di Lembaga Ma'arif.

Baca juga:

Herisas juga mengabarkan pesan-pesan Ketua PWNU ketika menyampaikan sambutan pada acara pembukaan hari itu. Bahwa Ketua NU  Kabar meminta di Rakerwil itu agar lebih dititik beratkan masalah organisasi, karena Pagar Nusa adalah salah satu Banom NU.

Dimana NU sendiri menurut beliau, secara struktural juga masih konsolidasi terhadap kepengurusan, karena jujur saja banyak juga bahkan dari pengurus NU belum mengenal NU seutuhnya. Jadi karena memang Pagar Nusa dominan berada di posisi daerah, ini sekaligus dapat mensyiarkan amaliah-amaliah NU.

Mantan Bupati Kayong Utara ini berharap agar Pagar Nusa selain bergerak di bela diri, juga mensyiarkan bagaimana kifrah NU kepada masyarakat. Karena persoalan ini, lebih banyak terjadi di daerah-daerah, diplosok. Tidak sedikit mereka yang belum mengenal NU dan amaliah-amaliahnya.

Masalah organisasi ini menurut Hildi menjadi penting supaya benar-benar organisasi ini berjalan dengan semestinya, kemudian tidak ada tandingan-tandingan. "Mudah-mudahan di Rakelwil ini segala ide dari PC Pagar Nusa dapat disampaikan, sehingga wilayah dapat menyusun program lebih memunculkan lagi pagar Nusa di Kalimantan Barat." Kata Herisas menyampaikan pesan Ketua PWNU. (anuk).

Lebih baru Lebih lama
.



.