Ribuan Jama'ah Hadiri Maulid Akbar di Pesantren Darul Fadhilah Ketapang


NU KETAPANG - Sebagai malam puncak dari seluruh rangkaian Maulid Keliling di enam desa, Kecamatan Banua Kayong, Kabupaten Ketapang. Pondok Pesantren Darul Fadhilah, Kauman, Ketapang, menutup kegiatan dengan menggelar Maulid Akbar, Rabu (28/10) malam.


Menurut Pengasuh PP. Darul Fadhilah, Syekh Amir Muhammad Abdul Quddus, S.Th.I. Hampir dua ribuan jamaah hadir tumpah ruah memadati halaman pondok. Acara pada malam itu dihadiri oleh Para Alim Ulama, Habaib, Kyai, Asatidz, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, seluruh santri dan jama'ah 105 Majelis dibawah nanungan Yayasan Darul Fadhilah.


Baca juga:


"Sebelum acara Maulid Akbar dimulai, acara diawali dengan Pawai Ta'aruf dengan arak-arakan Tumpeng Hias dan Kirab pusaka Kiswah Baginda Nabi Muhammad SAW. di kota Ketapang." Tutur Syekh Quddus, Wakil Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Ketapang.



Lebih lanjut beliau mengatakan, dengan diadakannya Maulid Keliling dengan puncaknya Maulid Akbar ini, adalah sebagai wujud kecintaan kepada Nabi Agung suri tauladan bagi umat akhir jaman. Sebagaimana sabdanya "Engkau bersama orang (atau golongan) yang engkau cintai."


"Insyaallah, kita berharap semoga di tahun berikutnya akan bertambah lagi desa-desa atau wilayah yang ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan agenda tahunan ini yaitu Maulid Keliling." Harapnya.


Baca juga:


Ditambahkannya, dengan tradisi Maulid Keliling serta Maulid Akbar Segala bentuk perayaan didalam menyambut bulan mulia, bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. menjadi asbab untuk menggapai ridho' Allah SWT. Kelak diakhirat mendapatkan syafaat dan diakui sebagai umatnya Rasulullah SAW.



"Semoga selalu Istiqomah, manfaat barokah mu'afah, menjadi asbab hidayah untuk masyarakat di Kabupaten Ketapang, sehingga terwujud Thoyyibatun wa Rabbun Ghofur " Ungkapnya.


Syekh Muhammad Alquddus juga mengajak di bulan mulia ini untuk memperbanyak dzikir, sholawat dan Manaqiban cinta Waliyullah serta bermajelis cinta ulama. "Mari perbanyak sholawat sambut bulan kelahiran Rasulullah SAW. dengan penuh rasa cinta dan bahagia." Pintanya. (anuk).


Lebih baru Lebih lama
.



.