Berkunjung ke PCNU Ketapang, Kapolres Ingatkan Politik Identitas Yang Mengarah Kepada Unsur Sara


NU KETAPANG - Ketua Tanfidziah PCNU Ketapang Drs. H. Satuki Huddin, M.Si., menerima kunjungan Kapolres Ketapang AKBP Tommy Ferdian, S.I.K., M.Sc. ke Kantor PCNU Ketapang. Kedatangan Kapolres didampingi Kasat Binmas AKP H. Sulardi dan anggota lainnya, Jum'at (15/9/2023) siang.


Hadir pada pertemuan itu, Rais Syuriah KH. Moh. Faisol Maksum, Katib drh. H. Edy Sujarwo, Sekretaris Tanfidziah, jajaran wakil Rais, Wakil Ketua dan Wakil Sekretaris, Ketua Lembaga dan Banom NU.


Ketua PCNU Ketapang mengatakan, bahwa tugas polisi dan ulama tidak jauh-jauh berbeda, hanya cara pendekatan saja yang berbeda. Polisi sama-sama untuk mencegah kemungkaran dengan pendekatan hukum positif. Tetapi ulama sama-sama juga mencegah kemungkaran tetapi dengan pendekatan agama.


Kedepannya harap H. Satuki, polisi dan ulama harus berkolaborasi, bersinergi dalam rangka kemaslahatan umat, menjaga keamanan ketertiban masyarakat di Kabupaten Ketapang.


Pihaknya juga berharap, kedepan bisa berkolaborasi hanya bidang kamtibmas, tetapi bidang sosial dan kemasyarakatan. Apalagi tidak lama lagi menurutnya, akan menghadapi pemilu. 


"Pesta demokrasi ini bagaimana supaya dihadapi dan disambut dengan sukacita dengan riang gembira. Jangan sampai ada perpecahan, permusuhan gara-gara beda pilihan," pintanya saat memberikan sambutan.


Dikatakan lebih lanjut, masyarakat juga diajak untuk cerdas untuk menentukan pilihannya sesuai dengan hati nuraninya. Untuk memilih pemimpin yang memiliki karakter, berkualitas, punya moral dan berpihak kepada kepentingan rakyat.


"Selanjutnya mampu melakukan perubahan untuk bagaimana bangsa dan negara ini ke depan supaya maju, sejahtera dan memiliki daya saing dengan negara-negara lainnya, yang dalam konsep Islam dinamakan baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur," terangnya.


Penyataan yang sama juga disampaikan Kapolres Ketapang, menghadapi kontestasi 2024, pihaknya meminta dukungan NU Ketapang dalam menciptakan kamtibmas yang aman, pemilu yang aman, independen, sehingga dapat memilih pemimpin perwakilan rakyat yang memang sesuai yang diharapkan oleh masyarakat.


"Saya selaku Kapolres Ketapang yang baru sangat mengharapkan support dari para tokoh NU. Utamanya hal-hal yang sudah sampai dengan saat ini sudah berjalan kerjasama yang sudah berlangsung. Syukur-syukur ke depan bisa ditingkatkan lagi dalam bentuk kegiatan-kegiatan lainnya yang juga bermanfaat," ungkap.


Tommy putra asli Ketapang ini juga mengajak kepada pengurus NU Ketapang untuk sama-sama menjaga terkait politik identitas, yang mengarah kepada unsur sara. Karena memang hingga saat ini menurutnya ada pihak-pihak yang mengambil kesempatan dan simpati masyarakat dengan bahasan narasi-narasi yang kontra produktif dengan kamtibmas.


Pihak itu menurut Kapolres cendrung menyampaikan narasi-narasi yang memprovokasi, dengan bahasa ingin memperjuangkan aspirasi, memperjuangkan tuntutan masyarakat, akan melawan penguasa yang dzolim dan akan melawan aparat yang tajam ke bawah tumpul ke atas dan lain sebagainya. 


"Sudah mulai ada narasi-narasi seperti itu, tujuannya mendapatkan simpati masyarakat yang tentu saja cukup membahayakan kondusifitas di wilayah kita, yang saya kira kurang selaras dengan semangat demokrasi yang dibangun saat ini," jelas Tommy. (anuk).


Lebih baru Lebih lama
.



.